Pemerintah Beralasan Subsidi LPG Dicabut Karena Tidak Tepat Sasaran

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan, salah satu alasan pemerintah hendak mencabut subsidi LPG dan menggantikannya dengan pemberian uang perlindungan sosial secara langsung kepada rakyat miskin adalah selama ini subsidi LPG tidak tepat sasaran, hamper separuh dinimati oleh golongan masyarakat terkaya.

“36% total subsidi itu dinikmati 40% warga termiskin. Sementara 40% warga terkaya menikmati subsidi lebih besar, yakni 39,5% dari total subsidi,” kata Febrio dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Rabu (7/4/2021).

Komentar Tuan Martinuz:

Hah! Yang benar saja, Pak. Dahulu alasan konversi minyak tanah ke LPG juga narasinya karena subsidi mitan banyak bocor, lebih banyak dinikmati orang kaya. Makanya diganti ke LPG. Bagaimana bisa masuk akal, solusi terhadap kebocoran adalah kebocoran baru.

Jujur itu penting, lho Pak.

Sumber: Kontan.co.id (7/4/2021), “Tidak tepat sasaran, mekanisme subsidi LPG 3 kg akan diubah”.

About Post Author

Tuan Martinuz