Ketua Badan Anggaran DPR Sebut Subsidi LPG Akan Dicabut, Diganti Bansos

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah mengklaim pihaknya mendorong skema subsidi gas alam cari (LPG) akan diubah menjadi bantuan sosial langsung kepada masyarakat yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

“Penjualan LPG akan disesuaikan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial agar lebih tepat sasaran untuk 29,2 juta masyarakat bawah, 2,72 juta usaha mikro, 3,59 juta petani, dan 0,35 juta nelayan,” ungkapnya Jumat (09/04/2021).

Konsekuensi dari perubahan skema adalah kenaikan harga LPG tabun 3 kg sebab sudah tidak ada lagi subsidi harga.

“Kalau uang langsung diterima masyarakat, harganya kan jadi sesuai keekonomian,” kata Said Abdullah.

Demikian maka harga LPG tabung 3 kg bukan lagi Rp16.000 – Rp20.000 atau sekitar Rp6.000 per kg melainkan berkisar Rp 40.000 per kg. Itu karena harga pasar LPG non-subsidi (tabung 12 kg) Rp150.000.


Sumber: CNBCIndonesia.com (11/04/2021), “Ibu Bapak Siap-siap Berhemat, Listrik & LPG 3 Kg Mau Naik”.

About Post Author

Om Gege

Kuli, tetapi (justru karena itu) sombongnya minta ampun. Sebab oleh keringat kamilah peradaban berderap.