Prabowo Ungkit Masa Lalu Edhy, Anak yang Diangkat dari Selokan 25 Tahun Lalu

Entah benar-benar marah atau cuma untuk memperkuat bantahan ketidakterlibatan di dalam urusan ekspor benih lobster, Pendiri Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengadakan konferensi pers, menceritakan kemarahan Prabowo Subianto kepada Edhy Prabowo.

“Prabowo sangat kecewa dengan anak yang dia angkat dari selokan 25 tahun lalu, kok dia berlaku seperti ini,” cerita Hashim di dalam konferensi pers pada Jumat, 3 Desember itu.

Si ‘anak yang diangkat dari selokan 25 tahun’ itu adalah Edhy Prabowo, kader Gerindra Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif yang belum lama ini dijadikan tersangka kasus korupsi ekspor benih lobster.

Hashim mengaku kesal sebab dirinya dan putrinya, Saraswati, dan Prabowo Subianto sendiri ikut terseret kasus Edhy Prabowo. Nama mereka disebut-sebut turut terlibat. Padahal menurut Hashim, PT Bima Sakti Mutiara  yang dipimpin Rahayu Saraswati Djojohadikusumo belum melakukan ekspor benih lobster sebab masih terkendala kelengkapan dokumen.



Ucapan ‘anak yang diangkat dari selokan 25 tahun lalu’ mungkin terkait sejarah kelam Edhy Prabowo. Ketika Edhy dipecat dari Akabri, Prabowo Subianto mempekerjakan dan menyekolahkannya. Prabowo juga minta Edhy belajar pencak silat sehingga bisa menjadi atlet yang memenangkan medali di even nasional dan internasional.

PascaMei 1998, tepatnya September 1998, Prabowo terbang ke Yordania. Masyarakat menyebutnya kabur dan mencari suaka ke sana. Prabowo membawa serta Edhy Prabowo. Ketika Prabowo balik ke tanah air bertahun-tahun kemudian dan mendirikan Partai Gerindra, Edhy Prabowo mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dan semenjak itu sudah terpilih tiga kali berturut-turut.


Disarikan dari:

  • Kompas.tv (4/12/2020), “Prabowo Marah Ungkit Masa Lalu Edhy: Anak yang Diangkat dari Selokan 25 Tahun Lalu”.
  • Tribunnews.com (25/10/2019), “Perjalanan Karir Edhy Prabowo, Masa Lalu Kelam, Dikeluarkan dari Akabri Hingga Akhirnya Jadi Menteri”.

About Post Author

Tuan Martinuz

Leave a Reply